Tumbuhkan Kepedulian terhadap Alzheimer
- amjtimes
- 25 Okt 2019
- 3 menit membaca

Seiring dengan berjalannya proses penuaan, terjadi perubahan pada tubuh, baik secara fisiologis (normal) maupun patologis (tidak normal). Salah satunya adalah demensia, dimana terjadi gangguan fungsi luhur, yaitu meliputi memori, interpretasi bahasa, fungsi eksekutif, dan fungsi inhibisi, yang disebabkan oleh degenerasi neuron. Penyebab terjadinya degenerasi neuron dipengaruhi oleh berbagai faktor yang nantinya akan menentukan jenis demensia yang dialami. Salah satu jenis demensia yang paling sering dialami adalah Alzheimer.
Saat ini, belum ditemukan pengobatan yang dapat menyembuhkan demensia, namun hanya memperlambat penurunan fungsi kognitif saja. Orang dengan demensia (ODD) akan mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan sehari-hari secara progresif. Seiring dengan perjalanan penyakit, dari gangguan fungsi luhur hingga keterbatasan fisik, O.D.D akan membutuhkan caregiver profesional ataupun anggota keluarga. Perawatan yang dibutuhkan O.D.D bersifat menahun dan secara tidak langsung akan membebani orang disekitarnya, baik secara fisik, mental, maupun finansial.
Demensia dan penyakit gangguan saraf lainnya cenderung memiliki prognosis lebih baik jika dapat dideteksi secara dini. Telah dilakukan berbagai kampanye mengenai 10 tanda atau gejala awal demensia oleh berbagai organisasi. Salah satunya adalah Yayasan Alzheimerās Indonesia (ALZI), sebuah organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup Orang dengan Demensia, para caregiver dan keluarga mereka dan juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan isu demensia dengan jargon "Jangan Maklum Dengan Pikunā yang menghiasi setiap kegiatannya. ALZI mengadakan pelatihan, penelitian, konseling, caregivers meeting, dan berbagai kegiatan lainnya untuk membantu orang dengan demensia (O.D.D) dan keluarganya.
Dalam rangka bulan Alzheimer dunia yang diperingati setiap bulan September dan hari Alzheimer dunia yang jatuh pada tanggal 21 September, organisasi Alzheimer dunia dibawah naungan Alzheimerās Disease International (ADI) secara kompak mengadakan berbagai kegiatan di negara masing-masing. Alzheimerās Indonesia telah melaksanakan lebih dari 50 rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap isu Demensia dengan tema global āLetās Talk About Dementiaā untuk mengajak setiap anggota masyarakat untuk berkontribusi dalam upaya pencegahan dan pengendalian demensia. Di Indonesia, kegiatan bulan Alzheimer Dunia ini dilaksanakan di 17 kota, yaitu Bandung, Bali, Bogor, Bekasi, Bengkalis, Depok, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Malang, Manado, Medan, Salatiga, Surabaya, Solo, Surabaya Semarang dan Tangerang Selatan. Selain di Indonesia, ALZI mempunyai perwakilan di 4 negara yaitu Belanda, Amerika Serikat, Swiss dan Qatar yang juga menyelenggarakan kegiatan bulan Alzheimer Dunia.
Sebagai pembukaan, ALZI turut berpartisipasi dalam Festival Senam Bugar Lansia Indonesia pada 1 September yang lalu. Selain itu, ALZI juga menyelenggarakan berbagai acara tersendiri, seperti workshop, audiensi, sosialisasi, caregiver meeting, jalan sehat, diskusi, counselling, lomba, screening gratis demensia, dan fun walk. Seluruh kegiatan yang dilaksanakan tersebut tersebar di berbagai kota yang ada. Penyelenggaraan kegiatan tersebut juga ditujukan untuk menggalang dana demi mendukung kegiatan ALZI seperti pelatihan khusus bagi para caregiver
Kegiatan workshop yang dilaksanakan terdiri dari beberapa kegiatan yang bertujuan untuk mengurangi faktor risiko alzheimer, seperti olahraga, konseling, seni, dan senam āpoco-pocoā. Kegiatan ini dilaksanakan pada tempat yang berbeda agar dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Biaya yang ditawarkan untuk rangkaian kegiatan tersebut beragam sesuai dengan jenis kegiatannya. Dimulai dari Rp50.000,00 hingga Rp250.000,00, tentunya cukup terjangkau dan sesuai dengan pembelajaran dan pengalaman yang ditawarkan.
Seluruh kegiatan yang dilaksanakan secara interaktif dan melibatkan berbagai golongan masyarakat. Salah satu kegiatan yang cukup menarik adalah Lansia Idol, yaitu acara lomba menyanyi untuk para lansia yang dilaksanakan di Salatiga dan memiliki partisipan tertua dengan usia 80 tahun. Hal menarik lainnya dari bulan alzheimer kali ini adalah Monumen Nasional yang berwarna ungu selama bulan September dengan tujuan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap ODD, caregivers dan keluarganya. Diharapkan melalui serangkaian kegiatan tersebut, kesadaran dan kepedulian masyarakat, khususnya generasi muda, dapat tumbuh dan diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
By: Michelle Tjahjadinata dan Laurentia Avelia Agatha
Komentar