top of page

1st Winner of Dean Cup 2018

  • Gambar penulis: amjtimes
    amjtimes
  • 17 Mei 2018
  • 2 menit membaca


Pada tanggal 28 April – 6 Mei 2018 lalu telah dilaksanakan Dean Cup 2018 yaitu kejuaraan tahunan dalam bidang seni dan olahraga yang diadakan oleh Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Tim Medsoccer dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unika Atma Jaya (FKIK UAJ) mengikuti salah satu cabang olahraga yang dilombakan yaitu futsal. Guna mempersiapkan diri untuk bertanding maka anggota tim Medsoccer melakukan latihan tiga kali dalam sepekan.

“Pada hari Senin mereka latihan dibimbing pelatih, Kamis latihan mandiri, Jumatnya latihan conditioning. Conditioning itu sejenis latihan shooting dan passing,” ujar Fellycia Destira (2016) selaku manager tim Medsoccer FKIK UAJ.

Dari kiri atas ke kanan. Leo, Jason, Bryan, Nando, Deni, Galih, Geraldo

Dari kiri bawah ke kanan. Noval, Aan, Max, Sandy, Tommy

Pertandingan futsal di Dean Cup ini dilakukan dengan sistem pool. Setelah mengalahkan tim futsal dari FK UKRIDA dengan skor 6 – 3, tim Medsoccer FKIK UAJ berhasil masuk ke babak final dan bertemu dengan tim futsal dari FK Yarsi.

“Sebelum masuk final kami sudah pernah melawan FK YARSI tapi kalah dengan skor 4 – 5 sehingga di final kami lebih berhati-hati,” ujar Sandy Frederickson (2016) selaku ketua UPMM Medsoccer FKIK UAJ.

Pertandingan futsal hanya dilakukan pada tanggal 28 April – 1 Mei 2018 dengan jadwal tanding antar tim yang sangat padat. Sandy pun merasa bahwa hal itu menjadi sedikit kendala bagi tim Medsoccer.

“Pertandingannya sangat padat jadwalnya karena hanya digelar selama tiga hari. Dalam satu hari kami bisa bertanding dua kali. Bahkan, untuk semifinal dan final digabung dalam satu hari dan hanya diberi jeda kurang lebih satu jam,” jelasnya.

Selain padatnya jadwal pertandingan, jarak yang harus ditempuh dari kampus ke tempat pertandingan yaitu di Cilandak Town Square (Citos) juga cukup jauh sehingga mereka harus berangkat pagi-pagi. Hal-hal ini menyebabkan anggota tim tidak memiliki cukup waktu untuk beristirahat.

Meskipun begitu tim Medsoccer tetap semangat dalam bertanding. Pertandingan tetap dijalankan dengan sungguh-sungguh hingga gelar juara dapat diraih. Mereka juga menyampaikan bahwa pertandingan kali ini cukup berkesan.

Kiri: Galih (tim kapten), kanan: Bryan

“Pertandingan Dean Cup ini memang jadi salah satu pertandingan yang bisa memotivasi dan meningkatkan semangat tim Medsoccer untuk ke depannya. Kami juga sangat bersyukur dengan kemenangan di Dean Cup ini. Usaha keras kami akhirnya bisa terbayar dengan menjadi juara,” tutur Sandy.

Oleh: Marsha Kurnia Chyntia Maharani

Komentar


bottom of page